Selasa, 07 Februari 2012

PENGERTIAN TENTANG GHOIB


PENGERTIAN TENTANG GHOIB

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Lewat tulisan yang sedikit ini saya mau berbagi ilmu tentang Pengertian Ghoib. Tentunya berdasarkan petunjuk yang Alloh sudah jelaskan dalam Al Qur’an. Ada baiknya kita lihat dulu ayat berikut :
QS. 6 (59) :
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

QS. 27 (65)
Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.

Kunci ke Ghoiban hanya di Tangan Alloh, Jadi kalo ada orang yang ngaku-2 ngerti tentang alam Ghoib, hhhmmmm…. apa dia itu pinjem kuncinya ama Alloh ya….? Apa yang di Bumi maupun di langit ( alam semesta ) tidak pula mengetahui tentang Ghoib, termasuk Jin.
Nabi saja, Manusia terpilih, itu juga sama sekali ng ngerti tentang perihal Ghoib, kecuali apa yang diwahyukan. Nich… ayat-2nya :

QS. 6 (50)
Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?"

QS. 11 (31)
Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): "Aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib", dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.

QS. 7 (188)
Katakanlah: "Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman".
Bukti Jin tidak mengetahui sedikitpun tentang Ghoib :

QS. 34 (14)
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan

Nahh… disitu Jin baru mengerti kalo N. Sulaiman meninggal lantaran Rayap yang memakan tongkatnya. Kalopun Jin memang mengetahui hal yang Ghoib, tentunya Jin akan tahu bahwa N Sulaiman telah meninggal.
Dari beberapa Ayat diatas itu bisa diambil pelajaran :
  1. Bahwa yang namanya Ghoib emang bener-2 Ilmunya hanya di Sisi Alloh.
  2. Kalo selama ini kebanyakan orang beranggapan Jin itu mahkluk Ghoib, Kenapa Jin tidak mengetahui yang Ghoib…? Katanya dari golongan Ghoib kok ng ngerti tentang ghoib atau tentang dirinya sendiri ? …. ( Masak Jeruk ng ngerti Jeruk….? Hee..heee…. ini hanya bahasa becandaan aja…. )
Terus yang jadi pertanyaan…. Lha terus Jin itu dari golongan apa….? Monggo silahkan untuk direnungkan.
Dari ilmu yang aku dapet selama ini dalam mempelajari / Mengkaji / Men-Tadaburi Al Qur’an…. Ini digolongkan menjadi 3 :

Yang pertama : GHOIB. Definisinya : Segala hal yang dengan segala keberadaannya tidak bisa dianalisakan oleh akal manusia dan juga tidak bisa di jangkau oleh ilmu pengetahuan manapun juga.
Contohnya : Dzat Alloh, Ruh, Berita tentang masa lampau maupun masa yang akan datang yang tidak mungkin bisa diteliti & dijangkau oleh penganalisaan ilmu pengetahuan seandainya Al Qur’an tidak diturunkan.
Contoh berita itu begini :
a)      Berita lampau ghoib : Jika Al Qur’an tidak diturunkan, maka kita tidak akan bisa tahu kalo dulu pernah terjadi badai & banjir besar waktu jaman N. Nuh. Beritanya itu Ghoib, tapi kejadiaannya : Riil/Konkrit.
b)      Berita masa akan datang ghoib : Jika Al Qur’an tidak diturunkan, maka kita tidak akan pernah tahu kalo nantinya Alam semesta ini akan dihancurkan & akan dibangkitkan kembali. Beritanya ini Ghoib, tapi nanti kejadiannya akan Riil/Konkret yaitu Surga dan Neraka, yang sering disebut oleh kampong Akherat.

Yang kedua : ABSTRAK ( tersembunyi ), sesuatu yang tidak nampak oleh panca indra, tapi bisa diteliti atau dianalisa berdasarkan ilmu yang ada Contohnya : Angin, Gas.

Yang ketiga : KONKRET ( Dhohir / Nyata ). Tentunya kita semua sudah paham dan mengerti akan sesuatu hal yang sifatnya Konkret.

Kebenaran hanya datang dari Alloh Yang Maha Tahu. Mudah-mudahan menambah wawasan tentang Ghoib.
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh


Note : Boleh berbeda pemahaman, tapi jangan sampai berselisih.

5 komentar:

  1. Golongan Jin termasuk yang mana p Uztad?

    BalasHapus
    Balasan
    1. COBA jelaskan surah Hud :69-70
      apakah malaikat ghaib??

      Hapus
  2. COBA jelaskan surah Hud :69-70
    apakah ghaib??

    BalasHapus
  3. Allah juga ghaib.malaikat.jin.setan.iblis...neraka surga.siksa kubur...

    BalasHapus
  4. Coba jelaskan surat Al Isro' ayat 85 tentang Ruh, apakah itu tidak tentang ghoib

    BalasHapus